Notification texts go here Contact Us Buy Now!

PERTEMUAN 2 K3LH

goweb3
Budaya Kerja 5R/5S — K3LH Pertemuan 2
K3LH & Budaya Industri · TKJ · Fase E

Budaya Kerja 5R/5S

PERTEMUAN 2
Materi Interaktif · Pertemuan 2

Ringkas. Rapi. Resik. Rawat. Rajin.

Lima kebiasaan sederhana yang menjadi fondasi disiplin kerja di dunia industri — termasuk di lab dan bengkel Teknik Jaringan Komputer kalian.

SEBELUM 5RSESUDAH 5R
Geser untuk membandingkan kondisi lab TKJ
Tujuan Pembelajaran

Setelah pertemuan ini, kalian mampu:

  • 1

    Menjelaskan konsep dan tujuan budaya kerja 5R/5S dalam dunia industri.

  • 2

    Mengidentifikasi penerapan 5R/5S pada aktivitas nyata di bengkel/lab Teknik Jaringan Komputer.

  • 3

    Merancang rencana aksi sederhana untuk menerapkan budaya 5R/5S di lingkungan belajar.

Apersepsi

Pernah mengalami ini?

"Saya butuh kabel LAN yang masih bagus, tapi harus bongkar seluruh kotak kabel dulu karena isinya campur aduk dengan yang sudah rusak…"

Diskusi berpasangan (2 menit): Ceritakan pada teman sebangku pengalaman kalian mencari alat/bahan praktik yang sulit ditemukan karena kondisi lab/bengkel berantakan. Satu perwakilan menyampaikan hasilnya ke seluruh kelas.

Konsep Dasar

Dari Mana Asal 5R/5S?

Konsep ini lahir dari budaya kerja Jepang dan dipopulerkan melalui Toyota Production System. Istilah aslinya 5S, lalu diadaptasi ke bahasa Indonesia menjadi 5R agar mudah dipahami dan diterapkan di tempat kerja maupun sekolah.

Istilah Jepang (5S)Istilah Indonesia (5R)Makna Inti
SeiriRingkasMemilah — simpan yang perlu, singkirkan yang tidak
SeitonRapiMenata — semua punya tempat, semua di tempatnya
SeisoResikMembersihkan sekaligus memeriksa
SeiketsuRawatMembakukan standar agar konsisten
ShitsukeRajinMembiasakan diri secara disiplin
1 dari 5 · RINGKAS

Ringkas (Seiri)

Sort — memilah barang perlu vs tidak perlu

Memilah dan memisahkan barang atau bahan yang benar-benar dibutuhkan dari yang tidak dibutuhkan, lalu menyingkirkan yang tidak perlu dari area kerja.

Contoh di Lab TKJ Memilah kabel UTP yang masih layak pakai dari yang sudah putus/short, serta membuang tools yang sudah rusak agar tidak memenuhi laci kerja.
2 dari 5 · RAPI

Rapi (Seiton)

Set in order — semua ada tempatnya

Menata barang yang sudah dipilah agar mudah dicari, diambil, dan dikembalikan — setiap barang punya tempat tetap.

Contoh di Lab TKJ Memberi label pada kabel jaringan sesuai fungsinya (LAN, console, power), serta menata toolkit crimping dan obeng pada shadow board yang sudah diberi bentuk.
3 dari 5 · RESIK

Resik (Seiso)

Shine — membersihkan sekaligus memeriksa

Membersihkan tempat kerja dan peralatan secara rutin sambil memeriksa kondisinya, sehingga kerusakan bisa terdeteksi lebih awal.

Contoh di Lab TKJ Membersihkan debu pada bodi CPU, switch, dan router (debu bisa memicu overheat), serta mengelap meja dan monitor setelah praktik.
4 dari 5 · RAWAT

Rawat (Seiketsu)

Standardize — membakukan agar konsisten

Membuat standar/aturan kerja agar Ringkas, Rapi, dan Resik terus terjaga dari waktu ke waktu, bukan hanya sekali dilakukan.

Contoh di Lab TKJ Membuat SOP peminjaman-pengembalian alat praktik, jadwal piket kebersihan lab mingguan, dan checklist kondisi alat sebelum/sesudah digunakan.
5 dari 5 · RAJIN

Rajin (Shitsuke)

Sustain — membiasakan secara disiplin

Membiasakan dan mendisiplinkan diri menjalankan keempat R sebelumnya secara konsisten, sampai menjadi budaya kerja yang melekat tanpa perlu diingatkan.

Contoh di Lab TKJ Selalu mengembalikan tang crimping ke tempatnya tanpa disuruh, disiplin mengikuti SOP K3 setiap praktik, dan saling mengingatkan teman untuk menjaga kerapian lab.
Aktivitas Interaktif

Cocokkan Kondisi dengan Kategori 5R

Klik salah satu kondisi di bawah, lalu klik kategori 5R yang paling sesuai.

Skor: 0 / 6
Diskusi Kelompok

Studi Kasus: Lab TKJ yang Berantakan

Lab praktik jaringan komputer di sebuah SMK memiliki kondisi berikut: kabel-kabel UTP bekas dan yang masih bagus tercampur dalam satu kardus, beberapa tools hilang karena tidak pernah dikembalikan ke tempatnya, debu menumpuk tebal di rak server, belum ada jadwal piket kebersihan, dan siswa sering menunda mengembalikan alat setelah praktik selesai.

Instruksi: Bentuk kelompok (4–5 orang). Identifikasi minimal 3 masalah pada kasus di atas, kategorikan masing-masing ke dalam salah satu dari 5R, lalu rumuskan solusinya. Tuliskan hasil diskusi kalian pada LKPD yang akan dibagikan.
Kuis Pemahaman

Uji Pemahamanmu

Rangkuman

5R sebagai Siklus Berkelanjutan

Rawat dan Rajin bukan sekadar tahap terakhir — keduanya berfungsi menjaga agar Ringkas, Rapi, dan Resik terus berputar sebagai kebiasaan, bukan kegiatan sesaat.

Ringkas Rapi Resik Rawat Rajin
Penutup

Sampai Jumpa di LKPD!

Budaya 5R/5S bukan tentang tampil rapi sesaat, tapi tentang membangun kebiasaan kerja yang disiplin dan aman — bekal penting sebelum kalian terjun ke industri jaringan komputer yang sesungguhnya.

Selanjutnya, kalian akan mengerjakan LKPD Budaya 5R/5S: mengobservasi kondisi lab TKJ, menganalisis studi kasus, dan menyusun rencana aksi 5R untuk lab kalian sendiri.

Terima kasih — sampai jumpa di praktik selanjutnya! 🔧

1 / 14

إرسال تعليق

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.
NextGen Digital Welcome to WhatsApp chat
Howdy! How can we help you today?
Type here...