Notification texts go here Contact Us Buy Now!

Pengertian Profesi dan Pengenalan Bidang TKJT

goweb3

 


Bab 1 — Pengertian Profesi dan Pengenalan Bidang TKJT

Tujuan Pembelajaran 

Setelah mempelajari Bab 1, peserta didik diharapkan mampu:

1.    Menjelaskan pengertian profesi menurut para ahli dengan bahasa sendiri.

2.    Membedakan istilah profesi, pekerjaan, jabatan, dan karier.

3.    Mengidentifikasi ciri-ciri dan syarat suatu pekerjaan dapat disebut profesi.

4.    Menjelaskan pengertian dan ruang lingkup bidang Teknik Komputer, Jaringan, dan Telekomunikasi (TKJT).

5.    Menganalisis perkembangan teknologi yang memengaruhi kebutuhan profesi di bidang TKJT.

6.    Menjelaskan keterkaitan profesi TKJT dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

A. Apersepsi

Coba perhatikan kehidupan sehari-hari kita: mengakses internet di rumah, melakukan panggilan video dengan keluarga di kota lain, berbelanja daring, hingga sistem absensi sidik jari di sekolah — semua itu dapat berjalan karena ada orang-orang yang memiliki keahlian khusus untuk merancang, memasang, dan memelihara jaringan komputer serta sistem telekomunikasi. Orang-orang tersebut menjalankan sebuah profesi di bidang TKJT.

Sebelum mempelajari lebih jauh mengenai jenis-jenis profesi di bidang TKJT, penting bagi kita untuk memahami terlebih dahulu apa sebenarnya yang dimaksud dengan 'profesi', apa yang membedakannya dengan sekadar 'pekerjaan', dan bagaimana ruang lingkup bidang TKJT itu sendiri.

B. Pengertian Profesi

1. Definisi Profesi Menurut Para Ahli

Ahli/Sumber

Definisi

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (keterampilan, kejuruan, dan sebagainya) tertentu.

Sanusi (Sikun Pribadi)

Profesi adalah suatu jabatan/pekerjaan yang menuntut keahlian tertentu, memiliki tanggung jawab, dan kesetiaan pada suatu profesi lebih diutamakan daripada keuntungan pribadi.

Schein, E. H.

Profesi merupakan suatu kumpulan pekerjaan yang membangun norma tertentu yang berhubungan erat dengan perilaku para anggotanya di dalam pekerjaannya, serta memungkinkan mereka menentukan bagaimana cara pekerjaan itu dilakukan.

Peter Jarvis

Profesi adalah pekerjaan yang dapat dilakukan hanya setelah menempuh pendidikan dan pelatihan formal tertentu, di mana bidang pengetahuan yang mendasarinya sering disebut dengan istilah tertentu.

 

Dari beberapa definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa profesi adalah suatu pekerjaan yang memerlukan keahlian dan pengetahuan khusus melalui pendidikan/pelatihan formal, dijalankan dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan pelayanan kepada masyarakat, serta terikat oleh kode etik tertentu.

2. Perbedaan Profesi, Pekerjaan, Jabatan, dan Karier

Istilah

Penjelasan

Contoh

Pekerjaan (Occupation)

Kegiatan yang dilakukan seseorang untuk memperoleh penghasilan, tidak selalu membutuhkan keahlian khusus.

Pedagang kaki lima, kurir barang

Profesi (Profession)

Pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus, pendidikan formal, dan terikat kode etik.

Network engineer, dokter, guru

Jabatan (Position)

Kedudukan seseorang dalam struktur organisasi tertentu.

Kepala Divisi IT, Manajer Jaringan

Karier (Career)

Rangkaian perjalanan/perkembangan pekerjaan seseorang sepanjang hidupnya.

Dari teknisi jaringan → network engineer → IT manager

 

Penting Diketahui

Tidak semua pekerjaan dapat disebut sebagai profesi. Suatu pekerjaan disebut profesi apabila telah memenuhi syarat-syarat tertentu, seperti dijelaskan pada bagian berikut.


C. Ciri-Ciri dan Syarat Suatu Profesi

Secara umum, suatu pekerjaan dapat dikategorikan sebagai profesi apabila memenuhi ciri-ciri berikut:

1.    Memiliki keahlian dan pengetahuan khusus (expertise) yang diperoleh melalui pendidikan atau pelatihan tertentu.

2.    Adanya kode etik profesi yang mengatur perilaku dan tanggung jawab para pelakunya.

3.    Berorientasi pada pelayanan (service) kepada masyarakat, bukan semata-mata mencari keuntungan.

4.    Adanya organisasi profesi yang menaungi dan menetapkan standar kompetensi.

5.    Memerlukan pengakuan resmi berupa sertifikasi, lisensi, atau izin praktik.

6.    Memiliki otonomi dalam menjalankan tugas sesuai standar keahliannya.

7.    Bersifat berkelanjutan, artinya pelaku profesi dituntut untuk terus mengembangkan kompetensinya (continuing professional development).

D. Profesionalisme dan Profesional

Istilah profesional merujuk pada orang yang menjalankan suatu profesi sesuai dengan keahlian dan standar yang berlaku. Sementara itu, profesionalisme adalah sikap dan komitmen seseorang dalam menjalankan pekerjaannya secara bertanggung jawab, konsisten, serta terus berupaya meningkatkan mutu dan kompetensi diri.

Ciri-Ciri Sikap Profesional

     Menguasai bidang keahliannya secara mendalam dan selalu memperbarui ilmu.

     Bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

     Bertanggung jawab atas hasil pekerjaannya.

     Disiplin dan tepat waktu dalam menyelesaikan tugas.

     Mampu bekerja sama dalam tim serta berkomunikasi dengan baik.

     Menjunjung tinggi kejujuran dan integritas.

E. Pengertian dan Ruang Lingkup Bidang TKJT

1. Pengertian TKJT

Teknik Komputer, Jaringan, dan Telekomunikasi (TKJT) adalah bidang keahlian yang mempelajari perancangan, instalasi, pengoperasian, pengelolaan, serta pemeliharaan sistem perangkat keras komputer, jaringan komputer (baik skala kecil/LAN maupun skala luas/WAN), dan sistem telekomunikasi seperti jaringan seluler, satelit, serta komunikasi data berbasis kabel maupun nirkabel.

Bidang ini memadukan tiga area keilmuan utama yang saling berkaitan erat, yaitu:

Area Keilmuan

Cakupan Materi

Teknik Komputer

Perakitan, instalasi sistem operasi, konfigurasi perangkat keras dan lunak komputer/server.

Jaringan Komputer

Perancangan topologi jaringan, pengalamatan IP, konfigurasi router/switch, keamanan jaringan (LAN, WAN, WLAN).

Telekomunikasi

Sistem komunikasi data jarak jauh, jaringan seluler, fiber optik, satelit, dan Voice over IP (VoIP).

 

2. Ruang Lingkup Pekerjaan Bidang TKJT

     Perancangan dan instalasi infrastruktur jaringan (kabel, perangkat aktif, access point).

     Konfigurasi dan manajemen perangkat jaringan (router, switch, firewall, server).

     Pemeliharaan dan troubleshooting sistem jaringan dan telekomunikasi.

     Implementasi keamanan jaringan dan proteksi data.

     Pengelolaan pusat data (data center) dan layanan berbasis cloud.

     Pengembangan sistem berbasis Internet of Things (IoT) dan otomasi jaringan.

F. Perkembangan Teknologi yang Memengaruhi Bidang TKJT

Bidang TKJT merupakan salah satu bidang yang paling cepat berkembang mengikuti kemajuan teknologi digital. Beberapa tren teknologi yang memengaruhi kebutuhan tenaga profesional di bidang ini antara lain:

Tren Teknologi

Dampak terhadap Profesi TKJT

Jaringan 5G

Meningkatnya kebutuhan teknisi telekomunikasi yang memahami infrastruktur jaringan seluler generasi baru.

Internet of Things (IoT)

Munculnya profesi baru seperti pengembang sistem IoT dan integrator smart device.

Cloud Computing

Kebutuhan tenaga ahli pengelola server virtual dan layanan cloud (cloud administrator).

Keamanan Siber (Cyber Security)

Meningkatnya permintaan spesialis keamanan jaringan akibat ancaman siber yang makin kompleks.

Fiber to the Home (FTTH)

Tumbuhnya kebutuhan teknisi instalasi dan pemeliharaan jaringan fiber optik rumahan.

Otomasi Jaringan (AI-based Networking)

Berkembangnya kebutuhan tenaga ahli yang mampu mengelola jaringan berbasis kecerdasan buatan.


G. Hubungan Profesi TKJT dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI)

Pendidikan vokasi seperti SMK dirancang untuk menghasilkan lulusan yang siap kerja dan link and match dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Dalam konteks bidang TKJT, keterkaitan ini terlihat dari beberapa hal berikut:

1.    Kurikulum disusun berdasarkan kebutuhan kompetensi yang relevan dengan industri, seperti kemampuan konfigurasi jaringan sesuai standar industri.

2.    Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) memberikan pengalaman langsung bekerja di perusahaan penyedia jasa jaringan/telekomunikasi.

3.    Sertifikasi kompetensi (seperti BNSP, Cisco, MikroTik) menjadi bukti pengakuan industri terhadap kompetensi lulusan.

4.    Kerja sama sekolah dengan industri (Internet Service Provider, vendor perangkat jaringan) membuka peluang magang dan penyerapan tenaga kerja.

Rangkuman 

     Profesi adalah pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus, pendidikan formal, dan terikat kode etik, berbeda dengan istilah pekerjaan, jabatan, dan karier.

     Suatu pekerjaan dikatakan profesi apabila memenuhi ciri seperti keahlian khusus, kode etik, orientasi pelayanan, organisasi profesi, dan pengakuan resmi.

     Profesionalisme adalah sikap dan komitmen menjalankan pekerjaan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

     TKJT adalah bidang keahlian yang mencakup teknik komputer, jaringan komputer, dan telekomunikasi.

     Perkembangan teknologi seperti 5G, IoT, cloud computing, dan keamanan siber mendorong munculnya kebutuhan profesi baru di bidang TKJT.

     Pendidikan TKJT di SMK dirancang selaras dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

إرسال تعليق

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.
NextGen Digital Welcome to WhatsApp chat
Howdy! How can we help you today?
Type here...