Sistem Operasi dan Sistem Operasi Jaringan
Pendahuluan
Dalam dunia teknologi informasi, sistem operasi merupakan komponen paling fundamental yang menentukan bagaimana sebuah komputer atau server dapat berfungsi. Perkembangan jaringan komputer menuntut sistem operasi tidak hanya mampu menjalankan aplikasi, tetapi juga mampu mengelola jaringan, keamanan, dan layanan server.
Oleh karena itu, pemahaman tentang sistem operasi dan sistem operasi jaringan, serta cara memilih dan menginstalnya, menjadi keterampilan wajib di bidang TKJ, RPL, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika.
Pengertian Sistem Operasi
Sistem Operasi (Operating System) adalah perangkat lunak sistem yang berfungsi sebagai penghubung antara perangkat keras (hardware) dengan pengguna (user). Sistem operasi bertanggung jawab mengatur seluruh sumber daya komputer agar dapat bekerja secara efisien.
Tanpa sistem operasi, komputer tidak dapat:
Menjalankan aplikasi
Mengelola file
Menggunakan perangkat jaringan
Melakukan proses input dan output
Fungsi Utama Sistem Operasi
1. Manajemen Proses
Mengatur eksekusi program agar berjalan bergantian tanpa konflik.
2. Manajemen Memori
Mengatur penggunaan RAM sehingga setiap aplikasi mendapat ruang memori yang sesuai.
3. Manajemen File System
Mengatur penyimpanan data dalam bentuk file dan folder.
4. Manajemen Perangkat Keras
Mengontrol perangkat input-output seperti keyboard, mouse, printer, dan kartu jaringan.
5. Keamanan Sistem
Mengatur login user, hak akses, dan perlindungan data.
Jenis-Jenis Sistem Operasi
🔹 Sistem Operasi Standalone
Digunakan pada satu komputer tanpa fungsi server.
Contoh:
Windows 10
Windows 11
macOS
🔹 Sistem Operasi Jaringan
Digunakan untuk mengelola jaringan komputer dan layanan server.
Contoh:
Linux Server
Windows Server
Mikrotik RouterOS
🔹 Sistem Operasi Embedded
Digunakan pada perangkat khusus.
Contoh:
Router
IoT
CCTV
Pengertian Sistem Operasi Jaringan
Sistem Operasi Jaringan (Network Operating System) adalah sistem operasi yang dirancang untuk:
Mengelola user jaringan
Mengatur hak akses
Menyediakan layanan file, web, database
Mengelola keamanan dan lalu lintas jaringan
Biasanya digunakan pada server sekolah, kantor, kampus, dan perusahaan.
Kriteria Memilih Sistem Operasi Jaringan
1. Stabilitas
Server harus mampu berjalan 24 jam tanpa gangguan.
2. Keamanan
Mendukung firewall, update keamanan, dan manajemen user.
3. Kemudahan Administrasi
Mudah dikonfigurasi oleh administrator jaringan.
4. Dukungan Komunitas
Dokumentasi dan forum yang aktif sangat membantu troubleshooting.
5. Lisensi
Pertimbangkan OS gratis (open source) atau berbayar.
Rekomendasi Sistem Operasi Jaringan
✅ Linux Server
Ubuntu Server
Debian
AlmaLinux
Kelebihan:
Gratis
Stabil
Aman
Banyak digunakan server dunia
✅ Windows Server
GUI mudah digunakan
Cocok untuk Active Directory
Berbayar
✅ Mikrotik RouterOS
Fokus manajemen jaringan
Routing dan firewall
VirtualBox sebagai Media Pembelajaran
VirtualBox adalah software virtualisasi yang memungkinkan kita menjalankan sistem operasi di dalam sistem operasi lain.
Keuntungan VirtualBox
Tidak perlu install ulang OS utama
Aman untuk latihan
Cocok untuk simulasi jaringan
Instalasi Windows di VirtualBox
Persiapan:
Laptop / PC
VirtualBox
File ISO Windows (Windows 10/11)
RAM minimal 4 GB
Langkah-Langkah Instalasi Windows di VirtualBox
1. Membuat Mesin Virtual Baru
Buka VirtualBox
Klik New
Nama:
Windows10Type:
Microsoft WindowsVersion:
Windows 10 (64-bit)
2. Pengaturan RAM dan CPU
RAM: minimal 2048 MB
CPU: 2 Core
3. Hard Disk Virtual
Pilih VDI
Alokasi Dynamically allocated
Ukuran: minimal 40 GB
4. Menambahkan File ISO
Masuk Settings → Storage
Pilih Empty → Add ISO Windows
5. Proses Instalasi
Klik Start
Pilih bahasa
Klik Install Now
Pilih Custom Installation
Pilih disk → Next
Tunggu proses hingga selesai
6. Penyelesaian
Atur user
Atur password
Windows siap digunakan
Instalasi Linux (Ubuntu Server/Desktop) di VirtualBox
Persiapan
VirtualBox
File ISO Ubuntu
RAM minimal 2 GB
Langkah Instalasi Linux di VirtualBox
1. Membuat Mesin Virtual
Klik New
Nama:
UbuntuType:
LinuxVersion:
Ubuntu (64-bit)
2. Pengaturan Hardware
RAM: 2048 MB
CPU: 2 Core
Harddisk: 25 GB
3. Menambahkan ISO Linux
Settings → Storage
Pilih ISO Ubuntu
4. Proses Instalasi
Klik Start
Pilih Install Ubuntu
Pilih bahasa
Atur keyboard
Pilih Normal Installation
Pilih Erase disk and install Ubuntu
Klik Install Now
5. Konfigurasi User
Masukkan nama user
Username
Password
6. Selesai
Restart
Ubuntu siap digunakan
Perbandingan Windows vs Linux di VirtualBox
| Aspek | Windows | Linux |
|---|---|---|
| Lisensi | Berbayar | Gratis |
| Kebutuhan Resource | Tinggi | Lebih ringan |
| Keamanan | Baik | Sangat Baik |
| Cocok untuk Server | ⚠️ | ✅ |
Kesimpulan
Sistem operasi merupakan fondasi utama dalam dunia komputer dan jaringan. Untuk keperluan jaringan dan server, pemilihan sistem operasi harus mempertimbangkan stabilitas, keamanan, dan kebutuhan pengguna.
