Notification texts go here Contact Us Buy Now!

Sistem Operasi dan Sistem Operasi Jaringan

goweb3

 

Sistem Operasi dan Sistem Operasi Jaringan 

Pendahuluan

Dalam dunia teknologi informasi, sistem operasi merupakan komponen paling fundamental yang menentukan bagaimana sebuah komputer atau server dapat berfungsi. Perkembangan jaringan komputer menuntut sistem operasi tidak hanya mampu menjalankan aplikasi, tetapi juga mampu mengelola jaringan, keamanan, dan layanan server.

Oleh karena itu, pemahaman tentang sistem operasi dan sistem operasi jaringan, serta cara memilih dan menginstalnya, menjadi keterampilan wajib di bidang TKJ, RPL, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika.

Pengertian Sistem Operasi

Sistem Operasi (Operating System) adalah perangkat lunak sistem yang berfungsi sebagai penghubung antara perangkat keras (hardware) dengan pengguna (user). Sistem operasi bertanggung jawab mengatur seluruh sumber daya komputer agar dapat bekerja secara efisien.

Tanpa sistem operasi, komputer tidak dapat:

  • Menjalankan aplikasi

  • Mengelola file

  • Menggunakan perangkat jaringan

  • Melakukan proses input dan output

Fungsi Utama Sistem Operasi

1. Manajemen Proses

Mengatur eksekusi program agar berjalan bergantian tanpa konflik.

2. Manajemen Memori

Mengatur penggunaan RAM sehingga setiap aplikasi mendapat ruang memori yang sesuai.

3. Manajemen File System

Mengatur penyimpanan data dalam bentuk file dan folder.

4. Manajemen Perangkat Keras

Mengontrol perangkat input-output seperti keyboard, mouse, printer, dan kartu jaringan.

5. Keamanan Sistem

Mengatur login user, hak akses, dan perlindungan data.

Jenis-Jenis Sistem Operasi

🔹 Sistem Operasi Standalone

Digunakan pada satu komputer tanpa fungsi server.

Contoh:

  • Windows 10

  • Windows 11

  • macOS

🔹 Sistem Operasi Jaringan

Digunakan untuk mengelola jaringan komputer dan layanan server.

Contoh:

  • Linux Server

  • Windows Server

  • Mikrotik RouterOS

🔹 Sistem Operasi Embedded

Digunakan pada perangkat khusus.

Contoh:

  • Router

  • IoT

  • CCTV

Pengertian Sistem Operasi Jaringan

Sistem Operasi Jaringan (Network Operating System) adalah sistem operasi yang dirancang untuk:

  • Mengelola user jaringan

  • Mengatur hak akses

  • Menyediakan layanan file, web, database

  • Mengelola keamanan dan lalu lintas jaringan

Biasanya digunakan pada server sekolah, kantor, kampus, dan perusahaan.

Kriteria Memilih Sistem Operasi Jaringan

1. Stabilitas

Server harus mampu berjalan 24 jam tanpa gangguan.

2. Keamanan

Mendukung firewall, update keamanan, dan manajemen user.

3. Kemudahan Administrasi

Mudah dikonfigurasi oleh administrator jaringan.

4. Dukungan Komunitas

Dokumentasi dan forum yang aktif sangat membantu troubleshooting.

5. Lisensi

Pertimbangkan OS gratis (open source) atau berbayar.

Rekomendasi Sistem Operasi Jaringan

Linux Server

  • Ubuntu Server

  • Debian

  • AlmaLinux

Kelebihan:

  • Gratis

  • Stabil

  • Aman

  • Banyak digunakan server dunia

Windows Server

  • GUI mudah digunakan

  • Cocok untuk Active Directory

  • Berbayar

Mikrotik RouterOS

  • Fokus manajemen jaringan

  • Routing dan firewall

VirtualBox sebagai Media Pembelajaran

VirtualBox adalah software virtualisasi yang memungkinkan kita menjalankan sistem operasi di dalam sistem operasi lain.

Keuntungan VirtualBox

  • Tidak perlu install ulang OS utama

  • Aman untuk latihan

  • Cocok untuk simulasi jaringan

Instalasi Windows di VirtualBox

Persiapan:

  • Laptop / PC

  • VirtualBox

  • File ISO Windows (Windows 10/11)

  • RAM minimal 4 GB

Langkah-Langkah Instalasi Windows di VirtualBox

1. Membuat Mesin Virtual Baru

  • Buka VirtualBox

  • Klik New

  • Nama: Windows10

  • Type: Microsoft Windows

  • Version: Windows 10 (64-bit)

2. Pengaturan RAM dan CPU

  • RAM: minimal 2048 MB

  • CPU: 2 Core

3. Hard Disk Virtual

  • Pilih VDI

  • Alokasi Dynamically allocated

  • Ukuran: minimal 40 GB

4. Menambahkan File ISO

  • Masuk Settings → Storage

  • Pilih Empty → Add ISO Windows

5. Proses Instalasi

  • Klik Start

  • Pilih bahasa

  • Klik Install Now

  • Pilih Custom Installation

  • Pilih disk → Next

  • Tunggu proses hingga selesai

6. Penyelesaian

  • Atur user

  • Atur password

  • Windows siap digunakan

Instalasi Linux (Ubuntu Server/Desktop) di VirtualBox

Persiapan

  • VirtualBox

  • File ISO Ubuntu

  • RAM minimal 2 GB

Langkah Instalasi Linux di VirtualBox

1. Membuat Mesin Virtual

  • Klik New

  • Nama: Ubuntu

  • Type: Linux

  • Version: Ubuntu (64-bit)

2. Pengaturan Hardware

  • RAM: 2048 MB

  • CPU: 2 Core

  • Harddisk: 25 GB

3. Menambahkan ISO Linux

  • Settings → Storage

  • Pilih ISO Ubuntu

4. Proses Instalasi

  • Klik Start

  • Pilih Install Ubuntu

  • Pilih bahasa

  • Atur keyboard

  • Pilih Normal Installation

  • Pilih Erase disk and install Ubuntu

  • Klik Install Now

5. Konfigurasi User

  • Masukkan nama user

  • Username

  • Password

6. Selesai

  • Restart

  • Ubuntu siap digunakan

Perbandingan Windows vs Linux di VirtualBox

AspekWindowsLinux
LisensiBerbayarGratis
Kebutuhan ResourceTinggiLebih ringan
KeamananBaikSangat Baik
Cocok untuk Server⚠️

Kesimpulan

Sistem operasi merupakan fondasi utama dalam dunia komputer dan jaringan. Untuk keperluan jaringan dan server, pemilihan sistem operasi harus mempertimbangkan stabilitas, keamanan, dan kebutuhan pengguna.


Post a Comment

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.
NextGen Digital Welcome to WhatsApp chat
Howdy! How can we help you today?
Type here...